Tampilkan postingan dengan label cerita enak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita enak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 September 2019

Video bokep mba mia yang jago goyang di kursi






Domino757 - Agen Bandar66 | Sakong | Capsa Susun | Bandar Poker | BandarQ | AduQ Dengan Win Rate 90% Lebih Dan Menghasilkan Kemenangan Terbanyak

Kontak Kami :
WECHAT : domino757
WHATSAPP : +85516499827
LINE : domino757

Hubungi kontak kami :

Link Alternatif : 

DOWNLOAD & INSTALL LIVECHAT Domino757 Sekarang Ada Tersedia Aplikasinya ya bossku ^.^

Selasa, 27 Agustus 2019

video bokep demi uang pacarku di entot orang





KlikBandar88 - Agen Bandar66 | Sakong | Capsa Susun | Bandar Poker | BandarQ | AduQ Dengan Win Rate 90% Lebih Dan Menghasilkan Kemenangan Terbanyak

Kontak Kami :
Line : klikbandar88
Wechat : klikbandar88
Whatsapp : +85598852919

Hubungi kontak kami :

Link Alternatif :

DOWNLOAD & INSTALL LIVECHAT KlikBandar88 Sekarang Ada Tersedia Aplikasinya ya bossku ^.^

Jumat, 09 Agustus 2019

Video hot cewe bohay bugil mantul





Domino757 - Agen Bandar66 | Sakong | Capsa Susun | Bandar Poker | BandarQ | AduQ Dengan Win Rate 90% Lebih Dan Menghasilkan Kemenangan Terbanyak

Kontak Kami :
WECHAT : domino757
WHATSAPP : +85516499827
LINE : domino757

Hubungi kontak kami :

Link Alternatif : 

DOWNLOAD & INSTALL LIVECHAT Domino757 Sekarang Ada Tersedia Aplikasinya ya bossku ^.^

Rabu, 24 April 2019

Legitnya Memek Pembantuku Yang Menggairahkan

cerita cabul - Saat ini aku bekerja manager di sebuah perusahaan di kota Semarang, disamping pekerjaan kantorean akau juga membuka usaha di rumah yaitu klontongan ya sambil nyelam minum air ada tambahan sedikit aku kumpulin, saat ini aku sudah menikah tapi istriku tau akan hobiku tentang hasratsexku yang agak nyeleweng yaitu suka mencari cewek daun muda supaya aku tetap awet muda hehe.

Oya para pecinta cerita sex belum perkenalan namaku David umurku 37 tahun , aku selalu saja mendapat koneksi dari rekan kerjaku karena memang pekerjaanku juga menunjang untuk hal itu, tapi yang disayangkan adalah istriku mengetahui kalau aku mempunyai banyak simpanan suatu saat dia meninggalkanku tanpa sepengetahuanku, tapi cuek saja malah aku bisa melampiaskan hasrat sexku lebih leluasa.

Dulu aku sempat punya pembantu tapi karena pembantu ingin menikah didesanya jadi aku terpaksa mencari yang baru lagi, jujur saja aku kuwalahan untuk mengurus pekerjaan rumah dan rasanya ingin mencari obat stress, aku mendatangi sebuah jasa penyalur PRT dan aku menemukan calon yang menarik perhatianku namanya Hepy aku cari infonya dia masih berumur 17 tahun.

Wajahnya cukup cantik dengan lesung pipinya yang bikin manis, bibirnya tipis dengan mata yang bersayu sayu, seandainya dia mau berdandan pastinya lebih cantik mungkin saja dia jadi artis ibu kota karena sudah mempunyai modal wajah yang cantik, aku lihat bodynya juga cukup padat walupun dia mungil langsung saja aku menerima dia sebagai PRT di rumahku.


Setelah seminggu di rumahku dia memang orangnya gesit dalam mengurus rumah, kadang aku juga menginttip kegiatan dia sedang memakai kaos yang ketat membuat hasrat sexku muncul, dengan memakai rok mininya aku mendekati dia dan iseng dari belakang aku cubit pahanya yang putih itu, Hepy sedikit kaget namun setelah melihat wajahku dia hanya menunduk kepalanya dengan manja.

Dan saat aku pulang dari kantor aku kembali melihat dia sedang mengepel antaia dengan menggunakan pakain daster yang tipis sambil nungging, aku pulang disuguhkan pemandangan yang membuat rudalku berdiri, pantatnya bergoyang ke kanan kekiri Nampak garis celana dalamnya yang membayang di dasternya tak lama kemudian aku sengaja menepuk bokongnya sambil berkata:

“itu ngepel atau sedang gotyang dangdut Hepy, kok aku melihat pantat kamu jadi terangsang sekali

Hepy hanya sedikit senyum dan tertawa lirih mendengar komentarku dan kembali meneruskan pekerjaannya, ehh tak taunya malah dia semakin kencang menggoyangkan pantatnya.

Karena aku gemas dengan apa yang dilakukan Hepy aku pegang bokongnya untuk menahan goyangannya, aku melihat bokong yang sangat seksi sekali aku mainkan kedua jempolku diantara selakangannya gadis itu, kemudia dia menghentikan gerakannya dan mengehentikan tawanya, tangan kananku mengelus paha sebelah kanannya sampai masuk kedalam dasternya.

“Maaf ndoro jangan bergitu, cegah Hepy”

“nggak apa pa kok sayang , gak usah takut”

“Wisit tetap bertahan , jangan Ndoroo jangan sekarang..!!

Perkataan Wsiti semakin membuat aku nafsu, dengan terburu buru Hepy berdiri dan bergegas membereskan ember dan kain lapnya kemudian dia menuju ke dapur.

Ya udah aku biarkan Hepy menyelesaikan pekerjaannya yang ada di dapur, malam harinya pukul 7 malam aku meminta bantuan Hepy untuk memijat punggungku yang pegal karena seharian rutinitasku di kantor memang banyak pekerjaan, agar tubuhku fit kembali untuk hari besok tak ada salahnya aku member pengalaman baru kepada gadis Hepy.

Aku memanggil Hepy untuk menuju kekamarku dan membawa minyak gosok , tak lama dia dating masih memakai daster yang tipisnya, aku suruh untuk duduk disampingku.

Langsung saja jemarinya menyentuh punggungku yang sudah diolesi dengan minyak gosok, sambil aku ajak ngorol dia.

“Hepy kamu ndak sudah punya pacar belum” kataku

“hmmm dengan jawaban yang lama dia berkata kalau disini belum ndoro”

“lhhooo kok kalau disini , berarti diluar sana Hepy punya ya???

“dengan senyumannya yang khas itu dia menjawab “ dulu waktu didesa aku punya pacar tapi sudah aku putus”

“lha emang kenapa ???

“habis dia mau enaknya sendiri , dia mintanya ngajak gituan terus tapi kalau diajak menikah gak mau, ya aku putisin dia aja Ndooro.”

Dengan rasa penasaran aku langsung membalikkna badanku supaya dadaku yang gantian diurutnya, sambil menatap wajahnya yang manis itu, “gituan giman maksutnya??Seolah olah aku membodohi dia, apakah akamu tidak suka??

“ya itu ndoroo maksutnya ngajak kelon bareng tidur berdua telanjang, ya begituan ndorro”

Muka Hepy memerah sedikit malu.

“lha kamu mau aja diajak gituan, tanyaku

“ya maksutnya begini ndorrro kalau hanya menghisap burungnya saja Hepy juga gak apa apa , tapi kalau mau yang lainnya Hepy aku tolak.”

Dengan perkataan Hepy tadi spontan saja burungku langsung tegang dibuatnya. Aku juga tertawa mendengar pekataan yang polos tersebut, lha emang gak belepotan hehe.

“ah enggak juga ndoro yang penting Hepy masih perawan”


Lha kenapa kalau kamu juga suka kok putus pacarannya,

“ya karena lama kelamaan ngeselin sih, soalnya kalau diajak macem macaem mau, tapi dia malah maen pada wanita lainnya , untung saja Hepy hanya kasih emutan saja gak lebih jadi aku masih perawan Ndorooo”

Aku pancing dia dengan candaanku, “lha emangnya kalau gituan aja apa gak pengen coba yang beneran ?? godaku sambil melihat wajahnya yang kembali memerah.

“Ehh katanya kalau gituan sakit ya dan bisa hamil?? Tanya Hepy dengan polosnya.

Kini tubuh Hepy agak membungkuk sambil menggosokkan minyak keperutku , saat itu aku melihat gundukan payudaranya yang tidak ditopangi BH sungguh masih alami dan bersih putingnya dan susunya sangat montok sekali payudaranya Hepy, tanganku sambil mengelus ngelus pahanya yang mengankang , aku menggodanya .

“Jika kalau sama Ndoro Hepy apakah sudi ngasih beneran atau hanya diemut saja”suasan semakin memanas saat itu.

Aku lihat pipi Wisit semakin memerah agak malu mungkin, “tapi aku disini Cuma pembantu Ndoroo mask iya sih pembantu? Kan disini aku Cuma pelayan rumah tangga.

“lha itu juga kan namanya melayani juga Hepy, betul kan?? Aku lihat dia sedikit tersenyum manis.

“nanti kalau aku hamil giman ndoro???

Jangan taku Hepy nanti kalau hamil ndooro yang tanggung jawab , lagian ini baru pertama kalinya nggak bakal hamil, meskipun dia sedikit malu dan ragu , Wsiti menurut perkataanku dan menyikap dasternya diangkatnya.

Kemudian Wsiti meletakkna pantatnya diatas pahaku, dengan rasa yang agak tegang aku mengelus ngelus rambutnya untuk membuat dia tenang, tangan dia menyikap payudaranya sesat aku melihat tubuhnya yang nyaris telanjang , sementar wajah Hepy menoleh menyamping seakan akan membuang wajahnya kekanan, karena tidak sabar aku tarik pinggang Hepy dan aku rebahkan disampingku.

Mungkin seumur hidupnya baru merasakan kasur yang super empuk , langsung saja kau sergap dari atas aku ciumi bibirnya yang tersenyum malu, aku memulai permainan panas ini dengan menggerayangi seluruh tubuhnya meremas remas kedua payudaranya yang kenyal, putingnya yang tegak aku mainkan sampai berwarna merah muda.

Payudaranya montok cukup tanganku untuk memeras terus, tidak menggantung payudaranya sungguh kencang gadis desa ini sungguh ranum siap untuk dinikmati.

Ouuhhhh mmmmmMMmmm ndorooooo ehmmmmmm burungnya ndoro mau aku hisep gak ??”kata Wsiti dengan nafas yang cepat”

“kalau mau ngemut burungku lepas dulu celana kamu Hepy”

Lalu dia bangkit dan melorotkan celana dalammnya dan gadis desa ini benar benar telanjang bulat di depan mataku, dengan perlahan wajah Hepy mendekat diselakanganku meraih kejantananku sambil menata rambutnya kebelakang, dia gantian melorotkan celana dalamku terlihat wajahnya yang tepenganga melihat kejantananku. Mungkin ia membayangkan bagaimana benda berotot sebesar itu dapat masuk di tubuhnya.

Aku segera merasakan sensasi yang luar biasa ketika Hepy mulai mengulum kejantananku, memainkan lidahnya dan menghisap dengan mulut mungilnya sampai pipinya ‘kempot’. Gadis ini ternyata pintar membuat kejantananku cepat gagah.

“Ehm… srrrp… mmm… crup! Ahmm… mmm… mmmh..! Nggolo (ndoro)..! Hangang keyas-keyas(jangan keras-keras)..! Srrrp..!”

Gadis itu tergeliat dan memprotes ketika aku meraih payudaranya yang montok dan meremasinya. Namun aku tak perduli, bahkan tangan kananku kini mengelus belahan pantat Hepy yang bulat penuh, terus turun sampai ke bibir kemaluannya yang masih jarang-jarang rambutnya. Maklum, masih perawan.

Gadis itu tergelinjang tanpa berani bersuara ketika jemariku menyibakkan bibir kemaluannya dan menelusup dalam kemaluannya yang masih perawan.

Merasa kejantananku sudah cukup gagah, kusuruh Hepy mengambil pisau cukur di atas meja, lalu kembali ke atas ranjang. Tersipu-sipu gadis perawan itu mengambil bantal berusaha untuk menutupi ketelanjangannya.

Malu-malu gadis itu menuruti perintah majikannya berbaring telentang menekuk lutut dan merenggangkan pahanya, mempertontonkan rambut kemaluannya yang hanya sedikit.

Tanpa menggunakan foam, langsung kucukur habis rambut di selangkangan gadis itu, membuat Hepy tergelinjang karena perih tanpa berani menolak. Kini bibir kemaluan Hepy mulus kemerah-merahan seperti kemaluan seorang gadis yang belum cukup umur, namun dengan payudara yang kencang.

Dengan sigap aku menindih tubuh montok menggiurkan yang telanjang bulat tanpa sehelai benang pun itu. Tersipu-sipu Hepy membuang wajah dan menutupi payudaranya dengan telapak tangan. Namun segera kutarik kedua tangan Hepy ke atas kepalanya, lalu menyibakkan paha gadis itu yang sudah mengangkang. Pasrah Hepy memejamkan mata menantikan saatnya mempersembahkan keperawanannya.

Gadis itu menahan nafas dan menggigit bibir saat jemariku mempermainkan bibir kemaluannya yang basah terangsang. Perlahan kedua paha mulus Hepy terkangkang semakin lebar. Aku menyapukan ujung kejantananku pada bibir kemaluan gadis itu, membuat nafasnya semakin memburu.

Perlahan tapi pasti, kejantananku menerobos masuk ke dalam kehangatan tubuh perawan Hepy. Ketika selaput dara gadis manis itu sedikit menghalangi, dengan perkasa kudorong terus, sampai ujung kejantananku menyodok dasar liang kemaluan Hepy.

Ternyata kemaluan gadis ini kecil dan sangat dangkal. Kejantananku hanya dapat masuk seluruhnya dalam kehangatan keperawanannya bila didorong cukup kuat sampai menekan dasar kemaluannya. Itu pun segera terdesak keluar lagi.

Hepy terpekik sambil tergeliat merasakan pedih menyengat di selangkangannya saat kurenggutkan keperawanan yang selama ini telah dijaganya baik-baik. Tapi gadis itu hanya berani meremas-remas bantal di kepalanya sambil menggigit bibir menahan sakit.

Air mata gadis itu tak terasa menitik dari sudut mata, mengaburkan pandangannya. Hepy merintih kesakitan ketika aku mulai bergerak menikmati kehangatan kemaluannya yang serasa ‘megap-megap’ dijejali benda sebesar itu. Namun rasa sakit dan pedih di selangkangannya perlahan tertutup oleh sensasi geli-geli nikmat yang luar biasa.

Tiap kali kejantananku menekan dasar kemaluannya, gadis itu tergelinjang oleh ngilu bercampur nikmat yang belum pernah dirasakannya. Kejantananku bagai diremas-remas dalam liang kemaluan Hepy yang begitu ‘peret’ dan legit. Dengan perkasa kudorong kejantananku sampai masuk seluruhnya dalam selangkangan gadis itu, membuat Hepy tergelinjang-gelinjang sambil merintih nikmat tiap kali dasar kemaluannya disodok.

“Ahh… Ndoro..! Aa… ah..! Aaa… ahk..! Oooh..! Ndorooo… Hepy pengen… pih… pipiiis..! Aaa… aahh..!”

Sensasi nikmat luar biasa membuat Hepy dengan cepat terorgasme.

“Tahan Nduk! Kamu nggak boleh pipis dulu..! Tunggu Ndoro pipisin kamu, baru kamu boleh pipis..!”

Dengan patuh Hepy mengencangkan otot selangkangannya sekuat tenaga berusaha menahan pipis, kepalanya menggeleng-geleng dengan mata terpejam, membuat rambutnya berantakan, namun beberapa saat kemudian.

“Nggak tahan Ndorooo..! Ngh…! Ngh…! Ngggh! Aaaiii… iik..! Aaa… aaahk..!” Tanpa dapat ditahan-tahan, Hepy tergelinjang-gelinjang di bawah tindihanku sambil memekik dengan nafas tersengal-sengal. Prediksi Bola

Payudaranya yang bulat dan kenyal berguncang menekan dadaku saat gadis itu memeluk erat tubuh majikannya, dan kemaluannya yang begitu rapat bergerak mencucup-cucup.

Berpura-pura marah, aku menghentikan genjotannya dan menarik kejantananku keluar dari tubuh Hepy.

“Dibilang jangan pipis dulu kok bandel..! Awas kalau berani pipis lagi..!”

Tampak kejantananku bersimbah cairan bening bercampur kemerahan, tanda gadis itu betul-betul masih perawan. Gadis itu mengira majikannya sudah selesai, memejamkan mata sambil tersenyum puas dan mengatur nafasnya yang ’senen-kamis’. Di pangkal paha gadis itu tampak juga darah perawan menitik dari bibir kemaluannya yang perlahan menutup.

Aku menarik pinggang Hepy ke atas, lalu mendorong sebuah bantal empuk ke bawah pantat Hepy, membuat tubuh telanjang gadis itu agak melengkung karena pantatnya diganjal bantal. Tanpa basa-basi kembali kutindih tubuh montok Hepy, dan kembali kutancapkan kejantananku dalam liang kemaluan gadis itu.

Dengan posisi pantat terganjal, klentit Hepy yang peka menjadi sedikit mendongak. Sehingga ketika aku kembali melanjutkan tusukanku, gadis itu tergelinjang dan terpekik merasakan sensasi yang bahkan lebih nikmat lagi dari yang barusan.

“Mau terus apa brenti, Nduk..?” godaku.

“Aii… iih..! He.. eh..! Terus Ndorooo..! Enak..! Enak..! Aahh… Aiii… iik..!”

Tubuh Hepy yang montok menggiurkan tergelinjang-gelinjang dengan nikmat dengan nafas tersengal-sengal diantara pekikan-pekikan manjanya.

“Ooo… ohh..! Ndoroo.., Hepy pengen pipis.. lagiii… iih..!”

“Yang ini ditahan dulu..! Tahan Nduk..!”

“Aa.. aak..! Ampuuu… unnhh..! Hepy nggak kuat… Ndorooo..!”

Seiring pekikan manjanya, tubuh gadis itu tergeliat-geliat di atas ranjang empuk.

Pekikan manja Hepy semakin keras setiap kali tubuh telanjangnya tergerinjal saat kusodok dasar liang kegadisannya, membuat kedua pahanya tersentak mengangkang semakin lebar, semakin mempermudah aku menikmati tubuh perawannya.

Dengan gemas sekuat tenaga kuremas-remas kedua payudara Hepy hingga tampak berbekas kemerah-merahan. Begitu kuatnya remasanku hingga cairan putih susu menitik keluar dari putingnya yang kecoklatan.

“Ahhhk..! Aaa.. aah! Aduu.. uhh! Sakit Ndorooo..! Hepy mau pipiiiiss..!”

Dengan maksud menggoda gadis itu, aku menghentikan sodokannya dan mencabut kejantanannya justru disaat Hepy mulai orgasme.

“Mau pipis Nduk..?” tanyaku pura-pura kesal.

“Oohh… Ndorooo… terusin dong..! Cuma ‘dikit, nggak pa-pa kok..!” rengek gadis itu manja.

“Kamu itu nggak boleh pipis sebelum Ndoro pipisin kamu, tahu..?” aku terus berpura-pura marah.

Tampak bibir kemaluan Hepy yang gundul kini kemerah-merahan dan bergerak berdenyut.

“Enggak! Enggak kok! Hepy enggak berani Ndoro..!”


Hepy memeluk dan berusaha menarik tubuhku agar kembali menindih tubuhnya. Rasanya sebentarlagi gadis itu mau pipis untuk ketiga kalinya.

“Kalau sampai pipis lagi, Ndoro bakal marah, lho Nduk..?” kuremas kedua buah dada montok Hepy.

“Engh… Enggak. Nggak berani.” Wajah gadis itu berkerut menahan pipis.

“Awas kalau berani..!” kukeraskan cengkeraman tangannya hingga payudara gadis itu seperti balon melotot dan cairan putih susu kembali menetes dari putingnya.

“Ahk! Aah..! Nggak berani, Ndoro..!”

Hepy menggigit bibir menahan sakitnya remasan-remasanku yang bukannya dilepas malah semakin kuat dan cepat. Namun gadis itu segera merasakan ganjarannya saat kejantananku kembali menghajar kemaluannya. Tak ayal lagi, Hepy kembali tergiur tanpa ampun begitu dasar liang kemaluannya ditekan kuat.

“Ngh..! Ngh..! Nggghhh..! Ahk… Aaa… aahhh..! Ndorooo… ampuuu… uun..!”

Tubuh montok gadis itu tergerinjal seiring pekikan manjanya.

Begitu cepatnya Hepy mencapai puncak membuat aku semakin gemas menggeluti tubuh perawannya. Tanpa ampun kucengkeram kedua bukit montok yang berdiri menantang di hadapanku dan meremasinya dengan kuat, meninggalkan bekas kemerahan di kulit payudara Hepy.

Sementara genjotan demi genjotan kejantananku menyodok kemaluan gadis itu yang hangat mencucup-cucup menggiurkan, bagai memohon semburan puncak.

Gadis itu sendiri sudah tak tahu lagi mana atas mana bawah, kenikmatan luar biasa tidak henti-hentinya memancar dari selangkangannya. Rasanya seperti ingin pipis tapi nikmat luar biasa membuat Hepy tidak sadar memekik-mekik manja.

Kedua pahanya yang sehari-hari biasanya disilangkan rapat-rapat, kini terkangkang lebar, sementara liang kemaluannya tanpa dapat ditahan-tahan berdenyut mencucup kejantananku yang begitu perkasa menggagahinya. Sekujur tubuh gadis itu basah bersimbah keringat.

“Hih! Rasain! Dibilang jangan pipis! Mau ngelawan ya..!” Gemas kucengkeram kedua buah dada Hepy erat-erat sambil menghentakkan kejantananku sejauh mungkin dalam kemaluan dangkal gadis itu.

Hepy tergelinjang-gelinjang tidak berdaya tiap kali dasar kemaluannya disodok. Pantat gadis itu yang terganjal bantal empuk berulangkali tersentak naik menahan nikmat.

“Oooh… Ndorooo..! Ahk..! Ampun..! Ampun Ndoroo..! Sudah..! Ampuuu.. unn..!” Hepy merintih memohon ampun tidak sanggup lagi merasakan kegiuran yang tidak kunjung reda.

Begitu lama majikannya menggagahinya, seolah tidak akan pernah selesai. Tidak terasa air matanya kembali berlinang membasahi pipinya. Kedua tangan gadis itu menggapai-gapai tanpa daya, paha mulusnya tersentak terkangkang tiap kali kemaluannya dijejali kejantananku, nafasnya tersengal dan terputus-putus.

Bagian dalam tubuhnya terasa ngilu disodok tanpa henti. Putus asa Hepy merengek memohon ampun, majikannya bagai tak kenal lelah terus menggagahi kegadisannya. Bagi gadis itu seperti bertahun-tahun ia telah melayani majikannya dengan pasrah.

Menyadari kini Hepy sedang terorgasme berkepanjangan, aku tarik paha Hepy ke atas hingga menyentuh payudaranya dan merapatkannya. Akibatnya kemaluan gadis itu menjadi semakin sempit menjepit kejantananku yang terus menghentak keluar masuk.

Hepy berusaha kembali mengangkang, namun dengan perkasa semakin kurapatkan kedua paha mulusnya. Mata Hepy yang bulat terbeliak dan berputar-putar, sedangkan bibirnya merah merekah membentuk huruf ‘O’ tanpa ada suara yang keluar. Sensasi antara pedih dan nikmat yang luar biasa di selangkangannya kini semakin menjadi-jadi.

Aku semakin bersemangat menggenjotkan kejantananku dalam hangatnya cengkeraman pangkal paha Hepy, membuat gadis itu terpekik-pekik nikmat dengan tubuh terdorong menyentak ke atas tiap kali kemaluannya disodok keras.

“Hih! Rasain! Rasain! Nih! Nih! Nihh..!” aku semakin geram merasakan kemaluan Hepy yang begitu sempit dan dangkal seperti mencucup-cucup kejantananku.

“Ahh..! Ampuuu…uun… ampun… Ndoro! Aduh… sakiit… ampuuu… un..!”

Begitu merasakan kenikmatan mulai memuncak, dengan gemas kuremas kedua payudara Hepy yang kemerah-merahan berkilat bersimbah keringat dan cairan putih dari putingnya, menumpukan seluruh berat tubuhku pada tubuh gadis itu dengan kedua paha gadis itu terjepit di antara tubuh kami, membuat tubuh Hepy melesak dalam empuknya ranjang.

Pekikan tertahan gadis itu, gelinjangan tubuhnya yang padat telanjang dan ‘peret’-nya kemaluannya yang masih perawan membuatku semakin hebat menggeluti gadis itu.

“Aduh! Aduu… uuhh… sakit Ndoro! Aaah… aaamm… aaammpuuun… ampuuu… uun Ndoro.. Hepy… pipiiii… iiis! Aaammm… puuun..!”

Dan akhirnya kuhujamkan kejantananku sedalam-dalamnya memenuhi kemaluan Hepy, membuat tubuh telanjang gadis itu terlonjak dalam tindihanku, namun tertahan oleh cengkeraman tanganku pada kedua buah dada Hepy yang halus mulus.

Tanpa dapat kutahan, kusemburkan sperma dalam cucupan kemaluan Hepy yang hangat menggiurkan sambil dengan sekuat tenaga meremas-remas kedua buah dada gadis itu, membuat Hepy tergerinjal antara sakit dan nikmat.

“Ahk! Auh..! Aaa… aauuhh! Oh… ampuuu…uun Ndoro! Terus Ndoro..! Ampuuun! Amm… mmh..!Aaa… aaakh..!”

Dengan puas aku menjatuhkan tubuh di sisi tubuh Hepy yang sintal, membuat gadis itu turut terguling ke samping, namun kemudian gadis itu memeluk tubuhku. Sambil terisak-isak bahagia, Hepy memeluk tubuhku dan mengelus-elus punggungku.

Masih dengan posisi tersebut aku berfikir untuk menaikkan gaji Hepy 3 x lipatnya , supaya dia betah untuk bekerja dan menemaniku disini setiap saat , dengan tubuh yang masioh lemas Hepy bergeluntur turun dari ranjang dan melakukan gerakan melompat lompat, aku bertanya “ngapaiann kamu Hepy”

“katanya biar tidak hamilharus lompat lompat ndorrooo , giman sih”

Aku tebahak mendengarnya sungguh polosnya gadis ini , melihat cairan kental yang turun dari selakangannya tanpa ada bulu sehelaipun.


Kontak Kami :
BBM : 5564190E
Line : klikbandar88
Wechat : klikbandar88
Whatsapp : +85598852919

Hubungi kontak kami :
- https://linktr.ee/klikbandar88

Link Alternatif :
www.kocoktelor.com
www.saikb4ng.com
www.kent4ng.com

DOWNLOAD & INSTALL LIVECHAT KlikBandar88 Sekarang Ada Tersedia Aplikasinya ya bossku ^.^
Android : http://bit.ly/livechatklikbandar88
IOS : http://bit.ly/barbatos

Selasa, 23 April 2019

Nikmatnya Memek Tantante dan Pembantu Bahenol

cabul banget - kejadian ini berlangsung sekitar 4 tahun lalu ketika saya berumur 22 th. Saat itu saya masih kuliah di salah satu perguruan tinggi di Surabaya. Saya berkenalan via internet dengan seorang janda keturunan china berumur 40th bernama bernama Velicia, dia mempunyai 2 orang anak berumur 5 dan 9 th.

Mulanya saya hanya tertarik karena orangnya ramah dan asyik diajak ngobrol dan cukup bisa mengikuti gaya anak muda alias lumayan ‘gaul’ lah. Hampir setiap malam dia telepon ke rumah saya. Sampai kadang anak-anaknya ikutan bercanda lewat telepon.

Suatu saat Velicia akan ada tugas dari kantornya ke Surabaya dia menelepon minta dijemput di Airport katanya, wah asyik nih aku bisa ketemu sekalian bisa ngobrol dan bercanda.

Pada saat hari H dia telpon saya lagi dia bilang dia pake baju warna pink dan celana panjang hitam. Hmm sesampainya di airport aku bingung sekali waktu aku lihat-lihat di kedatangan airport yang pakai baju pink dan celana hitam cuman ada satu orang itupun kira-kira masih sekitar umur 30 th menurutku.

Aku beranikan diri untuk menyapa,
“Hmm selamat siang bu, ma’af ibu yang bernama Velicia?” dengan senyum yang manis dia langsung merespons,
“Apakabar Iwan”.
Saya langsung bengong karena melihat tampangnya yang masih cantik dengan badan langsing tapi gemuk pada bagian yang penting tentunya. Tiba-tiba Velicia langsung mencium pipiku..
“Mmmuuaachh jangan pake ibu segala ya.. Panggil Velicia aja!”.

Wah-wah saya langsung rada horny.. He.. he..he.. Seharian saya antar dia keliling ke kantor klien-kliennya, setelah jam kerja usai, kita makan malam dan saya antar lagi dia ke airport.
Di perjalanan tiba-tiba dia minta berhenti di pinggir jalan. Saya tanya,
“Kenapa kok berhenti?” tanpa banyak bicara dia langsung mencium bibir saya dan membuka retsleting celana saya, penis saya langsung menegang tanpa basa-basi.
Sambil mengelus-elus batangku dia bergumam,
“Hmm mantap juga batang kamu ini”


Ukuran penisku tidak terlalu besar sih sekitar 18 cm panjangnya, tapi menurut Velicia, “helm proyek”-nya ini bisa bikin nyesek.. He.. he.. he.. he..
Setelah puas melumat bibirku dia langsung menyedot batang kemaluanku yang dari tadi sudah menunggu hisapan mulut sexinya, tak ketinggalan lidahnya menjilat-jilat batang penisku, aku tak mau tinggal diam tanganku berusaha meremas dadanya yang cukup kenyal, tapi dia menepis,
“Sudah deh kali ini biar Velicia yang kerja,”
ya.. aku pasrah saja sambil menikmati sedotan bibirnya, tak lama kemudian aku serasa melayang-layang dan kepala penisku serasa makin besar akhirnya

“Oughh.. ahh..” Crott!! Spermaku keluar di mulut Velicia,
Dia makin gila menyedot semua batangku masuk ke mulutnya seakan nggak mau ada spermaku yang lolos dari mulutnya. Kepala penisku masih berdenyut saat Velicia menyedotnya.
“Ahhmm enak banget batang kamu, thank’s ya,” kata Velicia,
sambil tersenyum dan menciumku, dia sangat suka dengan penisku, sementara aku hanya bisa diam dan masih terheran-heran melihat kebinalannya,
“Ayo jalan, ntar ketinggalan pesawat nih.”
Tiba-tiba Velicia protes melihat aku hanya terdiam dan membiarkan celanaku terbuka. Pada saat aku tiba di parkiran airport Velicia berkata,
“Kamu masih utang lho sama aku”

Tiba-tiba ada suara lenguhan yang cukup mengagetkanku
“ahh ahh ahh oughh..,” kami berdua terkaget-kaget ketika aku lihat pembantu Velicia yang bernama Dini sudah telentang sambil mengejang di lantai, jemarinya terlihat berada di dalam vaginanya, sementara bajunya sudah tidak karuan. Aku baru sadar jika permainan kami diperhatikan oleh pembantu yang kira-kira masih berumur 15 tahun. Namun badannya lumayan bongsor dan mulus, buah dadanya terlihat membusung indah sekali. Namanya Dini.

Ternyata Dini sudah memperhatikan permainan kita sejak tadi. Tanpa malu-malu lagi Velicia memanggilnya,
“Sini kamu!” sambil mukanya memerah Dini berjalan mendekat.
“Kamu ngapain?” tanya Velicia.
“Ya lihat Ibu sama Mas Iwan begituan,” jawabnya dengan lugu sambil melirik ke arah penisku yang masih tegak.
Velicia berbisik,
“Aku sudah cape nih, aku rela kok kamu main sama Dini, tuh penis kamu masih tegak,” sambil menciumku Velicia membisikkan hal yang benar-benar aku inginkan dan cukup mengejutkan bagiku.
Sambil menunjuk ke arah VCD bokep yang sedang beradegan anal, Velicia berkata kepada Dini,
“Kamu mau ngent*t seperti di TV itu ya Dini”
Dengan muka makin memerah Dini menjawab dengan perlahan dan gemetaran,
“Eng.. Engga bu, ma’afkan Dini”.
Dengan nada sedikit membentak Velicia memerintah,
“Pokoknya kamu harus layani Mas Iwan sampai dia puas!! Siapa suruh ngelihat kita ngent*t sambil mainan vagina pula, isepin tuh penis Mas Iwan!”.

Sambil perlahan-lahan mendekat, tangan Dini yang masih terlihat basah karena cairan vaginanya, meraih batang penisku, perlahan Dini mulai mengocok-ngocok sambil mengulum penisku.. Hmm enak sekali bibr mungil Dini. Aku elus pipinya dia memandang ke arahku, aku tanya si Dini,
“Kamu sudah pernah ngent*t ya?”
Dengan senyum malu-malu Dini menjawab,
“Sudah Mas, dulu waktu Dini masih di kampung sama teman-teman”
“Hahh ama teman-teman?, rame-rame Donk?” aku bertanya kembali.
Dini hanya mengangguk lalu melanjutkan kulumannya.

Aku lihat Velicia sudah terlelap kecapean. Tanpa sadar aku meremas-remas payudara Dini sambil memelintir putingnya. Dini mendesah menikmati sambil terus berusaha mengulum penisku. Dengan lugu Dini berkata,
“Mass ahh tolong donk dimulai, masukin Mass”.
Aku langsung mengangangkan kedua paha Dini dan Bless ternyata memang benar dia sudah tidak perawan lagi. Dini mendesah perlahan..
“Ouhh penis Mas besar sekali, baru kali ini saya ngent*t sama orang dewasa.”

Dini terus menggoyang-goyangkan pantatnya sambil meremas payudaranya sendiri. Wah..cukup pengalaman juga nih anak pikirku. Matanya terpejam sambil bibirnya mendesis seperti orang kebanyakan cabe..
“Ssshh ahh enakk Mass eghh.”
Tiba-tiba dia berusaha berdiri sambil mendorong badanku,
“Aku mau diatas mass ahh aku mau keluar”
Aku oke-in aja deh aku telentang, Dini berjongkok sambil menggoyangkan pantatnya, dia menciumi leherku aku remas remas kedua payudaranya yang ranum denga puting kecoklatan. Genjotannya semakin keras aku mengimbangi goyangan pantatnya, aku naik turunkan pinggulku juga. Dini mendesah tak karuan sambil rebah di dadaku.

“Ahh mass ahh ahh oughh aku keluar Mass ahh aku mau lagi Mass.. Ahh..,” bibirnya melumat bibirku penuh nafsu, dia berdiri dan menghadap tembok.
“Ayo Mass, kita main lagi, aku ingin dient*t sambil berdiri,” dengan sedikit mengangkat pantatnya aku lesakkan batang penisku ke dalam vaginanya.
Dini menoleh ke arahku dan dia cuman tersenyum sambil berkata,
“Boleh nggak yang seperti di TV Mas?”
Wah.. binal juga nih anak pikirku, dalam hati aku juga ingin ngent*t pantat nih, kebetulan.

Pantat Dini memang bagus banget kenyal dan bulat, aku makin nafsu melihatnya. Dini membimbing penisku masik ke lobang anusnya, oughh sempit banget rasanya tapi enak. Langsung aja aku dorong penisku keras keras,
“Arrghh oughh Mass enakk teruss mass”
Dini benar-benar sexy, bau badannya yang wangi rada asem dikit membuatku semakin terangsang, aku jilatin punggung dan leher bagian belakangnya sambil meremas payudaranya dari belakang. Gerakan bokongnya benar-benar mirip Inul penyanyi dangdut.. Hehehe. Sambil terus mendesah, Dini meraih tanganku dan dibimbingnye masuk ke lubang vaginanya yang banjir sejak tadi.
“Kocokin jarimu Mass di dalam vaginaku.. Ahh ahh oughh enakk!!”
Tiba-tiba pantatnya mengejang dan berdenyut (baru kali ini aku tahu kalau pantat dient*t juga bisa klimaks)
“Ahh Mass keluarin di pantatku, Mass aoughh aku keluar Mass.. Oughh ahh ahh” Dini meremas-remas payudaranya sendiri.

Aku pompa pantatnya kencang-kencang karena denyutan anusnya aku nggak tahan sementara tanganku terus bergerak keluar masuk vaginanya. Dini menengadah ke atas sambil terus meremas-remas payudaranya dan..
“Ahh mass aku keluar lagi.. Ahh ahh..”
Mendengar desahannya aku makin bernafsu dan kepala penisku semakin membesar mau bongkar muatan,
“Oughh Dini pantatmu enakk banget.. Ahh” Semprotan spermaku membasahi bagian dalam anus Dini yang masih berdenyut.


Lutut Dini bergetar dan dia terkulai lemas di lantai, penisku juga mulai melemas, kami berpelukan kecapean. Benar-benar malam yang liar malam ini, waktu sudah menunjukkan pukul 04.00 pagi.. Wah tidak terasa sudah hampir 5 jam aku bermain sex dengan dua wanita liar ini. Selama aku tinggal di rumah Velicia, tiap malam aku ngent*t dengannya dan paginya Dini selalu menyediakanku sarapan pagi dan dia tidak pernah memakai celana dalam, aku sarapan sambil ngent*t sama Dini. Hehehehe. Enakk tenan.

“hmm…” aku hanya bisa senyum sambil kali in aku yang mencium bibir sexy-nya.
Velicia memelukku erat, kami seperti pasangan kekasih aja.
Sebulan telah berlalu, kami tetap berhubungan via telepon, hubungan kami semakin akrab, lalu saya memutuskan untuk pergi ke Jakarta untuk bertemu Velicia. Kebetulan anak-anaknya sedang liburan sekolah, sekalian saya bertugas mengajak anaknya jalan-jalan.

Saat tiba di Jakarta saya menginap di sebuah hotel yang cukup terkenal di daerah Senayan. Lalu kami bertemu dan jalan-jalan bersama kedua anaknya,
“Hmm sudah seperti keluarga aja nih” pikirku dan Velicia terlihat makin cantik, lebih cantik dari sebelumnya.
Sepulang dari jalan-jalan, tiba-tiba anak Velicia yang berumur 7th meminta saya untuk menginap di rumahnya, agar kita bisa main playstation berdua. Asyik juga nih pikirku, karena memang aku juga keranjingan main game. Saya dan Dodi (anak sulung Velicia) sudah 2 jam main playstation. Saat itu sudah jam 23.00, Dodi sudah mau tidur sementara Velicia masih sibuk membereskan kamar yang akan saya tempati.

Kelar main PS dengan Dodi, saya langsung mandi karena sejak tadi saya belum mandi. Selesai mandi saya lihat Velicia sudah selesai beres dan duduk di sofa ruang keluarga sambil nonton TV. Cantik sekali Velicia saat itu, dengen baju tidur warna ungu, wah.. yang bikin saya deg-degan dadanya yang berukuran 34b menyembul dibalik gaunnya, dan setelah aku curi-curi pandang ternyata dia tidak memakai bra.
“Kamu masih hutang ama aku lho Wan”, Velicia berkata begitu dengen senyum manisnya.
Ya aku langsung jawab aja,

“Iya deh pasti aku lunasin kok” wah kebeneran nih ngerasain vagina janda..
Hehehehe biarpun sudah umur 40-an tapi badannya sangat sexy karena memang hobbynya berenang.
“Kita sambil nonton bokep yuk Wan,” kata Velicia.
Sewaktu Velicia memasang VCD rada sedikit nungging, Hmm.. pahanya terlihat mulus den belahan pantatnya terlihat sangat bersih, aku tak tahan langsung aja aku samperin dan menjilat belahan pantatnya dari belakang sampai turun ke selangkangan.

“Ahh sayangg.. Sabar donk.. Aku sudah lama nggak diginiin” Velicia mendesah sambil kakinya gemetaran.
Aku gendong saja ke sofa terus aku ciumin bibrnya, Velicia merespons ciumanku dengan ganasnya,
“Jago juga nih ciumannya”, pikirku.

Sementara kedua tanganku mulai menyelusup ke dadanya yang sejak tadi membusung karena menahan nafas,
“Oughh ahh.. Terusin sayang,” desahnya. Prediksi Bola

Tangan Velicia mulai berusaha meraih batang penisku yang sudah menegang dengan helm yang memerah,
“Eitt ini giliranku bayar hutang,” tanganku menepis tangan Velicia dengan lembut, dia hanya tersenyum.
Sementara mulutku mulai menjilat-jilat puting Velicia yang berwarna pink. Jemarinya mendekap erat kepalaku, sambil mendesah dan kakinya memeluk erat pinggulku,

“Suck my pussy baby” Velicia mendorong kepalaku ke arah vaginanya yang dari tadi cairannya membasahi dadaku.
Hmm asyik benar nih pikirku dalam hati. Saat aku mulai menyapukan lidahku dari bagian bawah ke atas vaginanya aku merasakan cairan yang sangat nikmat yang aku impikan sejak pertama kali bertemu Velicia. Aku hisap clitorisnya dia makin mengejang dan aku merasakan vaginanya sperti menghisap bibirku.
“Ciuman ama bibir atau vagina sama enaknya nih,” pikirku.
“Oughh sayangghh enak,” gumamnya.

Lidahku mulai bergerak konstan di clitorisnya semakin cepat, pantatnya bergerak naik turun mengikuti irama lidahku, tiba tiba dia berteriak histeris.
“fish.. Ahh ahh oughh ah ahh ahh.. Iwann eghh.,” badan Velicia mengejang, tangannya menekan kepalaku ke vaginanya hingga hidung dan hampir semua wajahku basah karena cairan vaginanya.
Nafasnya tersengal-sengal dadanya makin membusung (ini pengalaman pertamaku menjilat vagina, sekarang aku suka sekali menjilat vagina sampai lawan sex-ku mencapai klimaks karena jilatanku). Aku jilati terus dan aku telan semua cairan vaginanya, rasanya enak banget!!


Sementara nafas Velicia masih tersengal-sengal aku angkat kedua pahanya sehingga lobang pantatnya pas berada di bibirku. Aku jilati lagi sisa-sisa cairan yang meleleh di lobang pantat Velicia sambil aku teruskan jilatanku ke atas dan turun lagi berulang-ulang. Tangan Velicia makin menekan kepalaku, aku makin menikmati permainan ini dan aku lihat kepala Velicia menegadah pertanda dia sangat menikmati jilatanku, sampai akhirnya aku berbalik lagi menjilat bagian lobang vaginanya yang masih berdenyut.

“Sayangghh terusinn aku hampir sampai lagi nihh,”gumamnya sambil menggerak-gerakan pantatnya.
Aku makin enjoy dengan rasa vaginanya yang seperti sayur lodeh.. Hehehehe. Aku hisap clitorisnya sampai akhirnya dia mulai mengejang-ngejang..

“Oughh enakk sayangku..” Kuku jemarinya terasa perih di belakang leherku.
Velicia mencapai klimaks untuk kedua kalinya, tanpa menunggu-nunggu lagi aku tancapkan saja batang penisku yang dari tadi sudah menunggu untuk bersarang, Ternyata tak semudah itu, lobang vaginanya memang cukup sempit pertama kali hanya kepala penisku aja yang bisa masuk, lalu setelah aku keluarkan dan aku masukkan lagi beberapa kali akhirnya. BLESS..

“Eghh.. Enak banget Wan,” gumamnya Velicia langsung menciumi bibirku dengan penuh nafsu.
Aku mulai memompa vaginanya secara beraturan sambil menjilati puting susunya yang merah dan menegang, enak benar vagina Velicia, pikirku.Selama 15 menit aku memompa, perlahan tapi pasti vagina Velicia makin terasa makin menyempit, aku makin merasa enak.

“Ahh.. Ahh oughh” mendesah sambil tangannya mencengkeram pinggiran sofa.
Tiba-tiba cengkeramannya pindah ke punggungku sambil setengah berteriak Velicia mencapai klimaks yang ketiga kalinya,
“Aghh ahh I LOVE THE WAY YOU fish ME!!” Aku makin mempercepat gerakanku..
Velicia makin menggila.

“fish.. fish.. fish ME.. Oughh ahh ahh,” Velicia benar meracau tak karuan, untung jarak kamar tidur dengan ruang tengah cukup jauh sehingga teriakannya tidak mengganggu tidur kedua anaknya.Setalah Velicia menikmati sisa-sisa klimaksnya aku ciumin bibrnyai dia dan dia tersenyum,
“Thank’s ya, hutangmu lunas, tapi kamu belum keluar sayangku,” dia berkata sambil membalikkan badannya dan kedua tangannya memegang sandaran sofa.
“fish me from behind,” dia mengarahkan penisku yang masih menegang ke arah lobang vaginanya yang sudah basah kuyup.

Langsung aja aku pompa vaginanya karena aku sudah tak tahan ingin cepat-cepat keluar, baru sepuluh kali keluar masuk, Velicia mendesah berat dan vaginanya berdenyut pertanda dia mencapai klimaksanya, badannya seperti kehilangan tenaga, aku tahan pantatnya sambil terus aku pompa vaginanya.

Denyutan vaginanya membuat aku merasa makin nikmat. Dengan mata sayu Velicia berkata,
“Keluarin di mulutku sayangku, aku haus spermamu”.
Aku tidak memperdulikan aku tetap focus mengejar kenikmatanku sendiri sampai akhirnya aku akan mencapai puncak kenikmatan aku cabut penisku, dengan sigapnya Velicia meraih batang penisku dan mengocok-ngocok di dalam mulutnya.
“Oughh.. Isepin penisku sayanghh ahh..” Crott!! Crott.. Crott..
Cairan spermaku meleleh di dalam mulutnya sampai keluar dari tepi bibir Velicia



Kontak Kami :
BBM : 5564190E
Line : klikbandar88
Wechat : klikbandar88
Whatsapp : +85598852919

Hubungi kontak kami :
- https://linktr.ee/klikbandar88

Link Alternatif :
www.kocoktelor.com
www.saikb4ng.com
www.kent4ng.com

DOWNLOAD & INSTALL LIVECHAT KlikBandar88 Sekarang Ada Tersedia Aplikasinya ya bossku ^.^
Android : http://bit.ly/livechatklikbandar88
IOS : http://bit.ly/barbatos